Abstrak
Berdasarkan data yang diperoleh dari Pengendalian dan Pencegahan Infeksi (PPI) terjadi kasus kecelakaan tertusuk jarum suntik pada tahun 2018-Mei 2019 sebanyak 6 kasus. Tertusuk jarum suntik merupakan kecelakaan yang tidak dikehendaki dan bila terpajan patogen darah dapat berdampak infeksi Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kecelakaan tertusuk jarum suntik pada perawat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi adalah perawat Unit Rawat Inap, Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Intensive Care Unit (ICU) sebanyak 150 orang. Jumlah sampel 60 orang yang diambil secara proportional random sampling. Data diambil dengan wawancara dengan instrument kuesioner. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil uji statistik didapatkan bahwa pelatihan (p = 0,011) dan standar kerja (p = 0,002) mempunyai hubungan yang bermakna dengan kecelakaan tertusuk jarum suntik. Sedangkan kewaspadaan universal (p = 0,356) dan pengetahuan (p = 0,643) tidak mempunyai hubungan yang bermakna dengan kecelakaan tertusuk jarum suntik.