ANALISIS PENERAPAN IDENTIFIKASI PASIEN DENGAN DUA IDENTITAS TERHADAP KUALITAS KESELAMATAN PASIEN DI RUMAH SAKIT : SCOOPING REVIEW
pdf

Kata Kunci

keselamatan pasien, identifikasi pasien, dua identitas, mutu pelayanan, rumah sakit.

Cara Mengutip

ANALISIS PENERAPAN IDENTIFIKASI PASIEN DENGAN DUA IDENTITAS TERHADAP KUALITAS KESELAMATAN PASIEN DI RUMAH SAKIT : SCOOPING REVIEW. (2026). HEALTH CARE: JURNAL KESEHATAN, 14(2), 245-255. https://doi.org/10.36763/yj5xh684

Abstrak

Keselamatan pasien merupakan prioritas utama dalam kesehatan pelayanan kesehatan, di mana kesalahan identifikasi pasien menjadi salah satu penyebab utama insiden medis yang dapat dicegah. Scooping review ini bertujuan untuk menganalisis implementasi identifikasi pasien dengan dua identitas terhadap mutu keselamatan pasien di rumah sakit. Metode penelitian menggunakan kerangka kerja Arksey dan O’Malley (2005) serta pedoman dengan penelusuran literatur melalui PubMed, dan Science Direct pada rentang 2020–2024. Delapan artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara naratif. Hasil telaah menunjukkan bahwa penerapan keselamatan dua identitas biasanya berupa nama lengkap dan tanggal lahir meningkatkan keakuratan identifikasi pasien, menurunkan risiko kesalahan medis, serta memperkuat budaya keselamatan pasien. Penggunaan teknologi seperti gelang barcode dan electronic medical record (EMR) serta pelatihan tenaga kesehatan terbukti meningkatkan kepatuhan terhadap standar keselamatan. Kesimpulannya, implementasi identifikasi pasien dengan dua identitas berkontribusi signifikan dalam meningkatkan mutu keselamatan pasien di rumah sakit melalui kombinasi kebijakan yang kuat, dukungan teknologi, dan budaya keselamatan yang berkelanjutan.

pdf
Creative Commons License

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Hak Cipta (c) 2026 OKTORA_Dwi NORMAN, Oktora Dwi Putri Ramadhanti , Andi Irun Fitra Dewi Pagala, Ninis Saputri, Tri Regita Alfiadji Paputungan, Iwan Rifai Alam Siregar