Implementasi Keperawatan melalui Terapi Bermain Origami untuk Anak Rawat Inap dengan Kecemasan di Bangsal Anggrek 1, Rumah Sakit ArifinAchmad, Provinsi Riau
Kata Kunci:
rawat inap, origami, terapi bermain, kecemasan anak, keperawatan anakAbstrak
Sudah menjadi fakta bahwa rawat inap dapat menjadi tahap yang menegangkan bagi anak-anak. Terpisah dari orang tua, menghadapi banyak prosedur medis, dan beradaptasi dengan lingkungan baru dapat menyebabkan kecemasan yang dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis dan fisiologis mereka. Studi ini bertujuan untuk menyoroti implementasi perawatan keperawatan melalui terapi bermain origami sebagai intervensi non-farmakologis untuk mengurangi kecemasan pada anak-anak rawat inap di Bangsal Anggrek 1 Rumah Sakit Arifin Achmad, Provinsi Riau. Studi ini menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif yang mencakup tahapan asesmen, diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Intervensi dilakukan sekali sehari selama tiga hari berturut-turut, masing-masing berlangsung 10–15 menit, menggunakan kertas origami dan observasi dengan Skala Citra Wajah (FIS) dan Skala Kecemasan Prasekolah (PAS). Hasil menunjukkan penurunan tingkat kecemasan dari sedang menjadi ringan setelah sesi origami. Anak-anak menjadi lebih tenang, lebih kooperatif, dan lebih fokus selama prosedur keperawatan. Aktivitas melipat yang berulang membantu mengalihkan perhatian mereka dari rasa takut dan ketidaknyamanan sekaligus menumbuhkan emosi positif. Kesimpulannya, terapi bermain origami efektif sebagai pendekatan non-farmakologis berbasis bukti dan suportif dalam perawatan keperawatan pediatrik untuk mengurangi kecemasan dan meningkatkan kenyamanan selama rawat inap.



