Abstrak
Hipertensi salah satu penyakit tidak menular prevalensi tinggi kelompok lansia. Jumlah lansia di Indonesia tahun 2023 usia 60 tahun keatas berjumlah 26.137.615 orang (80%) yang mendapatkan pelayanan kesehatan.sehingga peran kader melakukan pencegahan promotif dan preventif . Penelitian bertujuan melihat umur lansia, jenis kelamin ,peran kader dan sikap. Penelitian menggunakan desain korelasi dengan pendekatan croscectional menghubungkan peran kader dengan sikap lansia. Jumlah sampel digunakan lansia yang mengalami hipertensi berjumlah 110 orang di Wilayah PuskesmaSempor 1. Pengambilan data dilakukan saat lansia mengikuti posyandu dan sebelumnya meminta persetujuan dari pihak puskesmas selanjutnya peneliti mencari lansia hipertensi. Selanjutnya lansia diberi penjelasan tentang dilakukan penelitian dan setuju. lansia hipertensi dikumpulkan diberi pertanyaan terkait dengan peran kader dan sikap.sesudah diisi dan di analisa menggunakan chi-square. Hasilnya umur mayoritas di 60-69 tahun (lansia awal) ada 54 orang ( 491%), jenis kelamin perempuan sebanyak 77 orang (70%). Peran kadernya sangat baik ada 53 orang (48,2%), sikapnya sangat baik ada 69 orang ( 62,7%),dan hasil hubungannya nilai p Palue= 0.992 tidak berhubungan. Hal ini banyak faktor yang mempengaruhinya pada diri lansia seperti dukungan keluarga, pengetahuan lansia, kepercayaan dan budaya lansia kepada petugas kesehatan formal.
Kata kunci: peran kader sikap lansia hipertensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak Cipta (c) 2026 marsito marsito, Rina Saraswati, Ernawati, Bambang Utoyo