Abstrak
Pengelolaan sampah masih menjadi isu strategis di Indonesia seiring meningkatnya jumlah penduduk, urbanisasi, serta perubahan pola konsumsi yang berkontribusi pada peningkatan timbulan sampah tahunan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tren timbulan sampah serta distribusi sumbernya pada kabupaten dan kota di Indonesia periode 2020–2024. Desain penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data sekunder dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN). Analisis dilakukan melalui tabulasi dan visualisasi grafik untuk menggambarkan perbandingan tren serta kontribusi sumber sampah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa timbulan sampah di wilayah kota lebih tinggi dibandingkan kabupaten, dengan total 9,03 juta ton di kota dan 7,38 juta ton di kabupaten pada 2020, meningkat menjadi 9,25 juta ton di kota dan 7,57 juta ton di kabupaten pada 2024. Sumber sampah didominasi oleh rumah tangga, dengan kontribusi meningkat dari 58,0% menjadi 73,9% di kabupaten, serta dari 37,8% menjadi 51,1% di kota. Kontribusi sumber lain seperti pasar, perkantoran, fasilitas publik, dan kawasan relatif kecil, sementara persentase daerah yang tidak melaporkan data masih cukup tinggi terutama di kota. Hasil ini menunjukkan bahwa rumah tangga merupakan sumber utama sampah sehingga pengelolaan berbasis komunitas, peningkatan kesadaran masyarakat, serta perbaikan sistem pelaporan data menjadi kunci dalam mewujudkan pengelolaan sampah berkelanjutan.
Kata kunci : Kabupaten, kota, sampah, sumber, tren.

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak Cipta (c) 2026 Seri Ulina Purba, Selly Faradiba, Jhon Wesly Sitanggang