Abstrak
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus, dengan beban kasus yang tinggi di Indonesia, termasuk di Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Salah satu upaya pengendalian DBD adalah melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan metode 3M Plus yang bertujuan meningkatkan Angka Bebas Jentik (ABJ) sebagai indikator keberhasilan pengendalian vektor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas edukasi PSN 3M Plus terhadap peningkatan ABJ di wilayah kerja Puskesmas Beringin Jaya. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi experimental one-group pretest-posttest design. Sampel penelitian terdiri dari 100 rumah tangga yang dipilih sesuai kriteria inklusi, dengan pengukuran awal keberadaan jentik nyamuk (pretest), dilanjutkan intervensi berupa edukasi PSN 3M Plus melalui penyuluhan, gotong royong, dan pendampingan kader, serta pengukuran ulang (posttest). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi ditemukan jentik pada 48% rumah, sementara 52% bebas jentik. Setelah intervensi, ABJ meningkat signifikan menjadi 100% dengan p-value = 0,0001. Temuan ini memperlihatkan bahwa edukasi PSN 3M Plus efektif dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku masyarakat terhadap pencegahan DBD, sehingga dapat dijadikan strategi promotif dan preventif yang berkelanjutan dalam pengendalian vektor.

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak Cipta (c) 2026 Bonar Pandapotan Sibuea, Seri Ulina PURBA