Abstrak
Diare masih menjadi masalah kesehatan utama di negara berkembang, khususnya di Indonesia, salah satu pencegahan diare adalah dengan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) keluarga namun PHBS di Indonesia masih di bawah target nasional, begitu pula dengan Puskesmas 23 Ilir. Penelitian ini bertujuanĀ diketahuinya analisis perilaku hidup bersih dan sehat dengan kejadian diare di Puskesmas 23 Ilir Palembang tahun 2022. Dilaksanakan pada bulan Mei - Juni 2022. Penelitian ini kuantitatif dengan desain cross sectional, populasi penelitian ini adalah ibu yang mempunyai balita di Puskesmas 23 Ilir Palembang berjumlah 91 sampel. Pengumpulan dan pengambilan data menggunakan kuesioner. Hasil analisis uji statistik mengunakan uji statistik Chi-Square dan regresi logistik dimana hasilnya menunjukkan ada hubungan bermakna (p value < 0,05) untuk variabel ASI Ekslusif (0,01) dengan kejadian diare pada balita. Tidak ada hubungan variabel menimbang balita setiap bulan (0,22), penggunaan air bersih (0,069), cuci tangan pakai sabun dan air bersih (0,072), dan menggunakan jamban sehat (0,583). Dari hasil uji statistik multivariat diperoleh faktor dominan perilaku hidup bersih dan sehat dengan kejadian diare pada balita adalah ASI Ekslusif (p= 0,000; OR= 5,135). Disarankan untuk petugas kesehatan memberikan penyuluhan mengenai pentingnya ASI Ekslusif yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita.