Abstrak
Produksi ASI yang tidak mencukupi merupakan masalah umum bagi ibu menyusui. Upaya non-farmakologis seperti pijat oksitosin diperlukan untuk merangsang produksi ASI. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah studi pra-eksperimental dengan desain pretest-posttest satu kelompok. Populasi dalam penelitian ini adalah 12 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah observasi dan menggunakan uji normalitas dan uji Wilcoxon dengan nilai 0,000 (p <0,05). Hasil penelitian ini diperoleh dari 12 responden. Sebelum pijat oksitosin, mayoritas responden mengalami produksi ASI yang lancar 2 responden (16,7%), sedangkan 10 responden (83,3%) mengalami produksi ASI yang kurang lancar. Setelah intervensi pijat oksitosin, 20 responden mengalami produksi ASI yang lancar (100%). Uji statistik Wilcoxon menunjukkan bahwa nilai P = 0,000 < a (0,05). Ini berarti bahwa terdapat pengaruh efektif Pijat Oksitosin terhadap Kelancaran ProduksiĀ

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak Cipta (c) 2026 Erna, Ary Oktora Sri Rahayu, Wira Ekdeni Aifa , Komaria Susanti