Abstrak
Motivasi kerja perawat merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit, namun berbagai faktor organisasi seperti stres kerja dan pengembangan karir dapat memengaruhi tingkat motivasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stres kerja dan pengembangan karir terhadap motivasi perawat di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Bukittinggi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh perawat di ruang rawat inap sebanyak 119 orang dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah tervalidasi, sedangkan analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi perawat dengan koefisien jalur sebesar 0,865 dan nilai t-statistics 40,089. Sebaliknya, stres kerja tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap motivasi maupun terhadap pengembangan karir. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,763 menunjukkan bahwa model penelitian mampu menjelaskan 76,3% variasi motivasi perawat. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan motivasi perawat lebih efektif dilakukan melalui penguatan sistem pengembangan karir yang jelas, transparan, dan berkelanjutan dalam manajemen sumber daya manusia rumah sakit.

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak Cipta (c) 2026 Putri Widya Herman1, Elsa Luvia Harmen1, Fitri Yunita Sari, Windi Wiyarti