Abstrak
Latar Belakang: Stunting merupakan masalah serius karena berhubungan dengan risiko kesakitan dan kematian pada anak, perkembangan otak dan motorik yang kurang baik serta perkembangan mental yang terhambat. Video animasi merupakan gabungan antara audio dan visual dari kumpulan objek gambar yang bergerak, sehingga tercipta suatu objek gambar yang tampak nyata dan terkesan lebih hidup serta menarik perhatian. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh media video animasi terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri dalam pencegahan stunting di SMAN 1 Tempuling. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi experimental design. Dalam penelitian ini terdapat dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 1 Tempuling Desa Sungai Salak Kecamatan Tempuling Kabupaten Indragiri Hilir pada bulan Mei 2024-Juni 2024. Sampel responden dalam penelitian ini sebanyak 124 responden dengan menggunakan teknik quota sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media video animasi pencegahan stunting pada remaja putri dinyatakan layak dan diharapkan dapat membantu dalam upaya penurunan prevalensi stunting. Hasil: Hasil uji statistik menggunakan analisis regresi linier sederhana pada kelompok eksperimen diperoleh nilai signifikansi (p) sebesar 0,00 yang lebih kecil dari α 0,05 sehingga terdapat hubungan antara video animasi dengan variabel pengetahuan dan sikap siswa. Pada uji T diperoleh nilai signifikansi (p) sebesar 0,00 yang berarti variabel bebas (video animasi) memiliki pengaruh terhadap variabel terikat (pengetahuan dan sikap). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara video animasi terhadap pengetahuan dan sikap siswa dengan nilai P 0,00 yang lebih kecil dari P 0,05 dan