Hubungan Dukungan Keluarga terhadap Interaksi Sosial Lansia di Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru

Penulis

  • Lidiya Hidayah Pelda Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru
  • Ezalina
  • Ifon Driposwana Putra
  • Donny Hendra

Kata Kunci:

Interaksi Sosial; Dukungan Keluarga; Lansia

Abstrak

Dukungan keluarga merupakan bentuk hubungan interpersonal antaranggota keluarga yang berperan dalam melindungi individu dari berbagai permasalahan, seperti mengurangi stres dan beban. Keluarga juga menjalankan fungsi adaptasi untuk menciptakan dan mempertahankan perkembangan fisik, emosional, mental, dan sosial. Seiring bertambahnya jumlah lansia, berbagai perubahan fisik, psikologis, sosial, dan ekonomi turut memengaruhi kehidupan mereka, salah satunya berupa kesulitan dalam melakukan interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan interaksi sosial pada lansia di Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 82 lansia yang diambil dengan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dukungan keluarga dan interaksi sosial. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki dukungan keluarga tinggi (67,1%) dan interaksi sosial yang baik (68,3%). Uji chi-square menunjukkan nilai p = 0,001 (< 0,05), sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan interaksi sosial pada lansia. Nilai Odds Ratio sebesar 5,000 menunjukkan bahwa lansia dengan dukungan keluarga tinggi memiliki peluang interaksi sosial yang baik 5 kali lebih besar dibandingkan lansia dengan dukungan keluarga rendah.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Diterbitkan

2026-02-01