PENERAPAN POSISI HEAD UP 30° UNTUK MENGATASI GANGGUAN PERTUKARAN GAS PADA PASIEN STROKE

Penulis

  • Oktiara Maharani Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru
  • Sri Yanti
  • Ulfa Hasanaha
  • Bayu Azhar

Kata Kunci:

stroke; posisi head up 30°; saturasi oksigen; keperawatan

Abstrak

Stroke adalah penyebab utama kedua dari kecacatan dan kematian di dunia dengan prevalensi yang tinggi Di Indonesia. Gangguan aliran darah dan oksigen pada pasien stroke dapat mengurangi oksigen Saturasi, membutuhkan pemantauan yang tepat dan intervensi keperawatan. Satu yang efektif non-Intervensi farmakologis adalah posisi kepala ke atas 30°, yang merupakan posisi dari Kepala pasien terangkat sekitar 30° dari tempat tidur dengan tubuh sejajar. Penerapan ini Intervensi menggunakan pendekatan Praktik Keperawatan Berbasis Bukti (EBN) dengan deskriptif Metode studi kasus pada dua pasien stroke iskemik dengan saturasi oksigen <95% di Ruang krisan dari Rumah Sakit Arifin Achmad. Intervensi dilakukan selama tiga hari oleh Mengukur saturasi oksigen sebelum dan sesudah aksi menggunakan pulse oximeter. Hasilnya Menunjukkan peningkatan saturasi oksigen setelah penerapan posisi kepala ke atas 30° dengan Peningkatan rata-rata sebesar 4% dari setiap pasien. Pada pasien pertama, saturasi oksigen meningkat Dari 92% menjadi 97% dalam tiga hari, sementara pada pasien kedua meningkat dari 95% menjadi 98%. Meskipun peningkatannya tidak selalu konsisten setiap hari, intervensi ini memiliki sisi positif Efek pada peningkatan oksigenasi. Implementasi posisi Kepala ke atas 30° telah Terbukti efektif, mudah dilakukan, dan termasuk langkah-langkah perawatan mandiri yang aman untuk membantu meningkatkan oksigenasi dan mencegah komplikasi lebih lanjut pada pasien stroke. Untuk lebih lanjut Penelitian, diharapkan dengan durasi aplikasi yang panjang dan juga jumlah yang lebih besar Pasien

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Diterbitkan

2026-01-14