THE RELATIONSHIP BETWEEN EMOTIONAL STABILYTY AND MENTAL HEALTH IN ADOLESCENTS AT MADANI STATE MIDDLE SCHOOL PEKANBARU

Penulis

  • Monica institut kesehatan payung negeri pekanbaru
  • Yeni devita
  • Rina herniyanti
  • Ezalina

Kata Kunci:

Adolescents,Emotional Stability, Mental Health, Regulation, Psychological

Abstrak

Pendahuluan: Menurut Survei Kesehatan Indonesia 2023, sekitar 450 juta orang di seluruh dunia menderita gangguan jiwa. Masalah kesehatan jiwa pada masa remaja dapat memicu perilaku negatif jika tidak ditangani dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stabilitas emosi dan kesehatan jiwa pada siswa SMP Negeri Madani Pekanbaru. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan potong lintang. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri Madani Pekanbaru pada 4 Desember 2024, dengan melibatkan 109 siswa yang dipilih melalui stratified sampling. Instrumen yang digunakan adalah Skala Stabilitas Emosional dan Inventarisasi Kesehatan Jiwa (MHI-38). Hasil: Dari responden, 55 (50,5%) adalah perempuan. Di antara siswa dengan emosi stabil, 42 (95,5%) memiliki kesehatan jiwa yang baik. Sementara itu, di antara mereka yang emosinya tidak stabil, 53 (81,5%) menunjukkan kesehatan jiwa yang buruk. Uji chi-kuadrat menghasilkan nilai p sebesar 0,000 (<0,005), yang menunjukkan hubungan yang signifikan antara stabilitas emosional dan kesehatan mental. Pembahasan: Disarankan agar sekolah menerapkan metode pembelajaran yang menarik untuk mendukung kesejahteraan emosional siswa. Lembaga ini didorong untuk mengintegrasikan strategi pengelolaan stabilitas emosional dan kesehatan mental ke dalam mata kuliah keperawatan psikiatri. Penelitian selanjutnya disarankan untuk berfokus pada upaya pencegahan terkait stabilitas emosional dan kesehatan mental remaja.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Diterbitkan

2026-01-01