Analisis Faktor Risiko Ergonomi Terhadap Kemungkinan Munculnya Keluhan Gangguan Muskuloskeletal Pada Perawat di Ruangan ICU, CVCU dan PICU RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau
Kata Kunci:
Risiko Ergonomi, MSDs, REBA, NBM, Perawat IntensifAbstrak
Gangguan muskuloskeletal (MSDs) merupakan masalah kesehatan yang sering
terjadi pada tenaga kesehatan, terutama perawat di ruang intensif. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis hubungan antara faktor risiko ergonomi dan keluhan
MSDs pada perawat. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret tahun 2025, dengan
sampel sebanyak 69 perawat intensif dan teknik yang digunakan yaitu purposive
sampling menggunakan data yang diambil dari kuesioner. Metode penelitian yang
digunakan analisis yaitu deskriptif dengan rancangan Cross Sectional. Hasil analisis
yang dilakukan menggunakan uji Rank Spearman menjelaskan bahwa terdapat
hubungan antara variabel postur kerja dengan keluhan MSDs dengan p value<0,05.
Namun tidak didapatkan hubungan antara variabel usia, lama kerja, masa kerja dan
IMT terhadap keluhan MSDs, dengan p value > 0,05. Berdasarkan penelitian ini,
disarankan agar perawat mengendalikan risiko gangguan muskuloskeletal dengan
lebih memperhatikan postur tubuh yang ergonomis. Hal ini dapat dilakukan melalui
pelatihan khusus mengenai postur tubuh serta merancang ulang lingkungan kerja
agar lebih ergonomis, sehingga kesehatan dan keselamatan kerja perawat tetap
terjaga.



