Abstrak
Konflik merupakan fenomena yang tidak terhindarkan dalam praktik keperawatan akibat interaksi multidisiplin, tingginya tuntutan kerja, dan kompleksitas pelayanan. Konflik yang tidak dikelola dengan baik dapat menurunkan kepuasan kerja perawat dan mutu layanan, sementara pengelolaan yang efektif mampu meningkatkan komunikasi dan kolaborasi tim. Studi ini bertujuan mengkaji berbagai intervensi yang digunakan dalam manajemen konflik keperawatan serta mengevaluasi efektivitasnya melalui literature review. Penelusuran artikel dilakukan melalui basis data Garuda, SINTA, PubMed, Wiley Online Library, dan BioMed Central dengan kriteria inklusi artikel full text tahun 2019–2025 yang relevan dengan topik manajemen konflik keperawatan. Dari 93 artikel yang ditemukan, enam artikel memenuhi seluruh kriteria inklusi. Hasil review menunjukkan bahwa intervensi manajemen konflik meningkatkan kemampuan komunikasi interpersonal perawat, efikasi diri, kesiapan menghadapi konflik, kepuasan kerja, kolaborasi tim, dan persepsi keselamatan pasien. Pelatihan de-eskalasi dan pencegahan kekerasan juga terbukti menurunkan perilaku tidak sopan, insiden kekerasan, serta penggunaan restrain fisik. Secara keseluruhan, intervensi manajemen konflik yang efektif memerlukan pendekatan multilevel yang mencakup pelatihan individu, dukungan organisasi, dan penerapan teori keperawatan guna menciptakan lingkungan kerja yang kolaboratif, aman, dan berfokus pada keselamatan pasien.

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak Cipta (c) 2026 Nana Nathania, Widya Lestari, Amalia Yunita, Endang Dwi Rukmini, Etra Fianus Hendri, Issa Masri Anof, Luthi Pratiwi, Riza Fouzia Khainingsih, Triswan Simatupang