Kombinasi Terapi Relaksasi Otot Progresif dan Genggam Jari Menurunkan Nyeri Sendi pada Lansia
pdf

Kata Kunci

Nyeri sendi, Relaksasi Otot Progresif, Genggam Jari, Lansia

Cara Mengutip

Kombinasi Terapi Relaksasi Otot Progresif dan Genggam Jari Menurunkan Nyeri Sendi pada Lansia. (2023). HEALTH CARE: JURNAL KESEHATAN, 12(1), 38-47. https://doi.org/10.36763/healthcare.v12i1.311

Abstrak

Jumlah penderita nyeri sendi dunia mencapai 355 juta. Prevalensi nyeri sendi pada lanjut usia bersumber pada kelompok umur 55-64 tahun sebanyak 15, 5%, umur 65-74 tahun sebanyak 18, 6% dan umur 75 tahun keatas sebanyak 18, 9%. Lansia Desa Kebonharjo melaporkan adanya nyeri sendi yaitu umur 60-74 tahun. Nyeri sendi dapat menggangu aktivitas. Penanganan nyeri sendi dapat dilakukan dengan cara nonfarmakologi seperti terapi relaksasi otot progresif dan genggam jari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kombinasi terapi relaksasi otot progresif dan genggam jari terhadap nyeri sendi pada lansia di desa kebonharjo. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian quasy eksperimen two group Pre and Post Test control group design. Teknik sampel menggunakan sampel random sampling sebanyak 20 responden untuk kelompok intervensi dan 20 responden untuk kelompok kontrol. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, sop kombinasi terapi relaksasi otot progresif dan genggam jari dengan dilakukan uji validitas expert, dan lembar observasi. Analisa data menggunakan Uji Wilcoxon dan Uji Mann Whitney. Hasil analisa univariat nyeri sendi pada kelompok kontrol diperoleh nilai pre 3,50 dan post 4,00. Nyeri sendi pada kelompok intervensi dengan nilai pre 4,00 dan post 3,00. Hasil uji pretest kelompok kontrol dan kelompok intervensi didapatkan P-Value=0,317 dan P-Value <0,001. Uji beda posttest kelompok kontrol dan kelompok intervensi didapatkan P-Value=0,003. Kombinasi terapi relaksasi otot progresif dan genggam jari terbukti secara ilmiah menurunan nyeri sendi pada lansia di desa kebonharjo

pdf