Hubungan antara Umur dan Jenis Kelamin dengan Penerimaan Vaksinasi Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Kawangkoan Barat
pdf

Kata Kunci

umur
jenis kelamin
penerimaan vaksinasi
Covid-19

Cara Mengutip

Hubungan antara Umur dan Jenis Kelamin dengan Penerimaan Vaksinasi Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Kawangkoan Barat. (2022). HEALTH CARE: JURNAL KESEHATAN, 11(2), 374-380. https://doi.org/10.36763/healthcare.v11i2.269

Abstrak

Pendahuluan: Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menanggulangi penyebaran Covid-19 yaitu dengan vaksinasi. Pemberian vaksin Covid-19 di Indonesia saat ini sudah mecapai 3 tahap yaitu vaksinasi primer 1 dan 2 serta ditambah vaksinasi ke-3 atau booster. Namun dibeberapa wilayah target cakupan vaksinasi tahap 2 masih < 70%. Penerimaan vaksinasi Covid-19 dipengaruhi oleh multifactor seperti umur dan jenis kelamin. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis hubungan antara umur dan jenis kelamin dengan penerimaan vaksinasi Covid-19 di wilayah kerja Puskesmas Kawangkoan Barat. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Kawangkoan Barat pada Februari-Juli 2022. Responden penelitian berjumlah 400 masyarakat yang berumur 18 tahun ke atas. Variabel dalam penelitian ini yaitu umur, jenis kelamin dan penerimaan vaksinasi. Instrumen yang digunakan yaitu lembar isian. Analisis data yang dilakukan secara bivariat menggunakan uji khi kuadrat. Hasil: Hasil penelitian ini menemukan bahwa umur berhubungan secara signifikan dengan penerimaan vaksinasi. Selain itu, diperoleh nilai prevalensi rasio (PR) sebesar 1,504 yang berarti responden yang berumur 18-59 tahun berisiko 1,504 kali menerima vaksinasi secara tidak lengkap. Selanjutnya, ditemukan juga bahwa jenis kelamin berhubungan secara tidak signifikan dengan penerimaan vaksinasi. Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini yaitu umur merupakan faktor yang berhubungan dengan penerimaan vaksinasi Covid-19.

pdf