Abstrak
Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang mengakibatkan gangguan pertumbuhan yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya. Salah satu fokus pemerintah saat ini adalah pencegahan stunting dengan menggalakkan Kampanye “Isi Piringku”. Tujuan: mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang Kampanye “Isi Piringku” dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo Pekanbaru. Method: Penelitian ini kuantitatif dengan desain korelasi menggunakan pendekatan cross-sectional. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan menggunakan teknik consecutive sampling pada Maret-Agustus 2021 terhadap 70 ibu dan balita. Alat ukur yang digunakan yaitu kuisioner pengetahuan dan microtaise yang selanjutnya dilakukan uji analisis menggunakan uji chi square (p-value <0,05). Hasil: Dari 18 responden yang memiliki balita dengan masalah stunting 83,3% memiliki pengetahuan tinggi. Hasil uji chi-square diperoleh hasil p value 0.71 (p value > 0.05) artinya Ha di tolak sehingga dapat disimpulkan tidak ada hubungan pengetahuan ibu tentang kampanye “Isi Piringku” dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo Pekanbaru. Ibu dengan pengetahuan rendah lebih beresiko 1 kali lipat memiliki anak dengan kejadian stunting. Rekomendasi Diharapkan peneliti selanjutnya dapat menganalisis penerapan isi piringku terhadap kejadian stunting ataupun hal terkait lainnya yang dapat meningkatkan pencegahan stunting pada anak di Indonesia