Abstrak
Penyakit kanker yang banyak terjadi pada wanita adalah kanker payudara yaitu tumor ganas yang tumbuh didalam jaringan payudara yang meliputi kelenjar susu, saluran susu, jaringan lemak, maupun jaringan ikat pada payudara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) terhadap pengetahuan remaja putri tentang Deteksi dini kanker payudara. Benelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan pretest dan posttest with one group design. Teknik yang digunakan adalah purposive sampling dengan 34 orang remaja putri di Puskesmas Payung Sekaki Kecamatan Payung Sekaki. Instrumen berupa kuesioner pengetahuan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) sebagai deteksi Dini Kanker Payudara yang telah diuji validitas dan uji reabilitas. Analisa yang digunakan adalah analisan univariat dan bivariat dengan uji Wilcoxon. Uji wilcoxon didapatkan hasil p value (0,000) yang artinya P Value < α (0,05). Hal ini yang berarti Ada pengaruh Pendidikan kesehatan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) terhadap pengetahuan remaja putri tentang deteksi dini kanker payudara. Analisis yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan uji wilcoxon. Pendidikan kesehatan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) terhadap pengetahuan remaja putri tentang deteksi dini kanker payudara. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan salah satu intervensi keperawatan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri dalam deteksi dini kanker payudara.