Abstrak
Depresi merupakan salah satu gangguan kesehatan mental yang sering terjadi pada remaja dan dapat berdampak pada fungsi sosial, akademik, serta kualitas hidup. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengatasi depresi adalah terapi mindfulness. Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan perubahan tingkat depresi pada remaja setelah diberikan terapi mindfulness. Metode yang digunakan adalah asuhan keperawatan komunitas yang diberikan pada 7 remaja dengan kategori depresi berat berdasarkan skrining menggunakan instrumen Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9). Intervensi berupa terapi mindfulness diberikan secara terstruktur selama 2 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu dan durasi 15–20 menit setiap sesi. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan skor PHQ-9 sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan bahwa seluruh remaja mengalami penurunan tingkat depresi, di mana sebelum intervensi seluruh responden berada pada kategori depresi berat, sedangkan setelah intervensi 4 remaja berada pada kategori tidak depresi dan 3 remaja pada kategori depresi ringan. Hal tersebut menunjukkan adanya perubahan tingkat depresi pada remaja setelah pemberian terapi mindfulness.

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak Cipta (c) 2026 Amalia Sania Qonita, Fatimah Azzahroini Rajati, Danuartha Vandika, Anisa Nur Azizah, Feby Margareta, Laili Ulfiyani, Finna Rachma Agustin, Adinda Dwi Susila Nugroho, Adea Putri Pramesti Sukmaning Ayu, Vinami Yulian, Mia Yuliana Permata Sari