Abstrak
Smartphone addiction merupakan ketergantungan akibat penggunaan smartphone secara berlebihan yang dapat menimbulkan nyeri pergelangan tangan akibat gerakan berulang dan postur yang tidak ergonomis. Mahasiswa profesi ners termasuk kelompok remaja akhir yang berisiko mengalami kondisi ini karena tuntutan akademik dan tingginya intensitas penggunaan smartphone. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara tingkat smartphone addiction dengan tingkat nyeri pergelangan tangan pada mahasiswa Profesi Ners di Universitas Medika Suherman. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan desain analitik korelasional. Sampel penelitian berjumlah 42 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan Smartphone Addiction Scale–Short Version (SAS-SV) dan Numerical Rating Scale (NRS). Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Penelitian ini telah memperoleh persetujuan etik dari Komite Etik Penelitian Universitas Medika Suherman (No: 005146/UNIVERSITAS MEDIKA SUHERMAN/2026). Hasil penelitian menunjukkan nilai p = 0,002 (p < 0,05) yang berarti terdapat hubungan signifikan antara tingkat smartphone addiction dengan tingkat nyeri pergelangan tangan pada mahasiswa Profesi Ners. Disimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat smartphone addiction maka semakin tinggi risiko nyeri pergelangan tangan. Mahasiswa disarankan membatasi durasi penggunaan smartphone serta menerapkan postur ergonomis untuk mencegah nyeri pergelangan tangan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak Cipta (c) 2026 Devia Octaviani, Aprilina Sartika, Retno Anggraeni Puspita Sari, Riska Subhianti Putri