Pengenalan Manajemen Risiko K3 Untuk Pemahaman Administrasi Rumah Sakit Kepada Siswa
DOI:
https://doi.org/10.36763/bdg5m004Kata Kunci:
pengabdian masyarakat; manajemen risiko; K3 rumah sakit; siswa SMK; administrasi rumah sakitAbstrak
Abstrak
Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tentang sistem manajemen risiko dan keselamatan serta kesehatan kerja (K3) rumah sakit sebagai bagian dari penguatan kompetensi dasar administrasi rumah sakit. Latar belakang kegiatan didasarkan pada pentingnya pemahaman K3 dan manajemen risiko sejak dini bagi calon tenaga administrasi kesehatan dalam mendukung mutu dan keselamatan pelayanan rumah sakit. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, serta tanya jawab yang melibatkan siswa secara aktif. Evaluasi kegiatan dilakukan secara deskriptif melalui observasi partisipasi, respons siswa selama diskusi, serta perbandingan pemahaman sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep dasar manajemen risiko dan K3 rumah sakit, ditandai dengan meningkatnya keaktifan bertanya, kemampuan menjelaskan kembali materi, serta kesadaran akan pentingnya keselamatan kerja dalam lingkungan pelayanan kesehatan. Kegiatan ini memberikan dampak positif jangka pendek berupa peningkatan pengetahuan dan sikap, serta berpotensi memberikan dampak jangka panjang dalam membentuk kesiapan siswa menghadapi dunia kerja di bidang administrasi rumah sakit. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini efektif sebagai upaya penguatan literasi K3 dan manajemen risiko bagi siswa SMK.
Kata kunci: pengabdian masyarakat; manajemen risiko; K3 rumah sakit; siswa SMK; administrasi rumah sakit







