FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STRES KERJA PADA PEKERJA DI PUSKESMAS BANDUL

Penulis

  • Nur Aziza Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru
  • Winda Parlin

Kata Kunci:

Work stress, Workload, Leadership style, Interpersonal relationships, Health Center

Abstrak

Stres kerja merupakan salah satu masalah psikososial yang dapat mempengaruhi kinerja dan kesejahteraan tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang terkait dengan stres kerja pada angkatan kerja di Puskesmas Bandul, Kecamatan Tasik Putripuyu, Kabupaten Kepulauan Meranti. Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif dengan pendekatan studi cross-sectional. Populasi penelitian sebanyak 32 orang, dengan teknik pengambilan sampel total sehingga seluruh populasi digunakan sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui questionaire dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 46,9% tenaga kerja mengalami stres kerja. Ada hubungan yang signifikan antara beban kerja dan stres kerja (nilai p = 0,005; OR = 8.938), yang menunjukkan bahwa pekerja dengan beban kerja berat 9 kali lebih mungkin mengalami stres dibandingkan dengan beban kerja ringan. Sementara itu, gaya kepemimpinan (p = 0,946) dan hubungan interpersonal (p = 0,688) tidak berhubungan signifikan dengan stres kerja. Kesimpulan dari penelitian ini adalah beban kerja merupakan faktor dominan yang mempengaruhi stres kerja tenaga kesehatan di Puskesmas Bandul. Disarankan agar manajemen puskesmas menyesuaikan beban kerja secara proporsional dan meningkatkan dukungan sosial di lingkungan kerja.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Diterbitkan

2026-04-22